Wednesday, 30 August 2023

Tanpa Judul

Ketika angin malam menyelimuti tubuhku..

Ketika rasa was-was dan tidak tenang menghampiriku selalu..

Aku tahu, Aku sedang dalam bencana yang besar..

Bencana menunggunya..

Bencana menunggu dalam ketidakpastian..

Mungkin.. bencana menafsirkan arti cinta yang sesungguhnya..

Ku pikir aku salah…namun terkadang aku merasa benar akan pikiranku itu..

 

Monday, 21 August 2023

Siapa Aku Sebenarnya?

 Siapa Aku Sebenarnya?

 

Aku adalah si pincang..

Yang dengan percaya dirinya sedang mencoba keberuntungan dalam menapaki pedihnya kehidupan seseorang yang pincang..

 

Aku adalah di buta..

Yang dengan tongkatnya mencoba menyusuri jalanan menuju sumber suara panggilan..

 

Aku adalah si tuli…

Tak pernah mendengar panggilan - panggilan lain selain kata hati, yang egois Memanggil - manggil namamu saja.. mungkin hanya firasat rasa…

 

Aku adalah si agresif..

Yang dengan begitu aktifnya mencoba memasuki rasamu..

Rasa yang sesungguhnya aku tau kau akan mempersilahkannya.. namun sepertinya masih ada keraguan ya di dalamnya..

 

Aku adalah si pikun..

Yang lupa diri bahwa diri ini pun tidak ingat siapa sebenarnya Aku..

Sering lupa dengan hal - hal kecil, Seperti kapan aku harus berhenti mengunyah lalu menelan kisah - kisah lampau yang membuat gigiku nyeri..

 

Aku adalah Aku..

Adalah seorang kaku yang berusaha menjadi lebih baik untuk bisa menyeimbangkan diri denganmu.. dan pada akhirnya bisa sejajar bersanding denganmu dengan segala kekurangan dan kelebihanku.. 

Tuesday, 10 January 2023

Anak Kecilnya Bapak

Anak Kecilnya Bapak

By : Widia Ambar Wati

 

Hai..

Ini aku anak kecilnya Bapak, sekarang sudah tegap berdiri dibantai semesta…

Bapak jalannya kejauhan, anak kecilnya ketinggalan…

Bapak.. jujur ini berat.. Anak kecilmu sekarang sudah dewasa..

Izinkan anak lemah ini menjadi penerus jasamu yang kedua ya Pak..

Berusaha memikul beban keluarga yang kadang tidak kuat aku pikul sendirian..

 

Benar katamu.. aku tidak boleh lemah..

Aku harus kuat.. seperti ibuk..

Ditengah hiruk pikuknya keramaian namun yang selalu aku rasakan hanya kesepian dan kesendirian..

 

Jujur ini berat sekali Pak.. 

Ternyata begini rasanya jadi dewasa..

Dimana apa yang kita harapkan harus mati matian kita wujudkan..

Semua tidak ada yang semudah seperti dulu ya Pak.. 

Dulu waktu aku kecil.. apapun yang aku mau Bapak selalu berikan itu semua..

Walaupun aku tidak pernah tau, waktu itu Bapak sedang punya uang banyak atau tidak,..

 

Dan sekarang, saat aku dewasa, aku kalah Pak..

Kalau hidup bisa diulang dua kali, aku ingin menjadi anak kecilmu untuk kedua kalinya..

 

Aku rindu Bapak.. Aku rindu ketika harus memijit pundakmu ketika Bapak pulang kerja..

Tapi kenapa ya Pak, sesulit itu untuk aku mengucapkan aku mencintaimu..

Karena mungkin aku tidak sanggup untuk menatap matamu Pak.. 

Yang didalamnya banyak penuh harapan.. 

Yang seringkali saat ini malah aku banyak patahkan.. maaf untuk itu ya Pak.. 

Tapi bukan aku tidak berjuang.. hanya mungkin aku belum bisa menang..

 

Aku kalah melawan dunia.. aku gagal di pecuti semesta Pak..

Dunia terlalu keras untuk aku yang terlalu perasa Pak.. 


Bapak.. pundakku sudah kuat kok, pundakku sudah sama tingginya dengan pundakmu.. 

Aku akan berjuang Pak.. 

Sekali lagi.. 

Dan aku tidak takut dengan kekalahan.. 

Karena setiap aku kalah, aku selalu ingat katamu.. 

Bahwa pemenangnya adalah aku.. anak perempuanmu yang hebat..

Monday, 3 August 2020

Ya Allah, living on Your way is hard, but living without You is surely much harder


Alhamdulillah... 
Terimakasih atas segala nikmat yang telah diberikan…

Lagi-lagi aku merasa malu…
Keluarga, teman, sahabat, prestasi, ekonomi, telah Kau cukupkan bagiku dan keluargaku..
Jika boleh meminta, tetapkanlah aku pada lingkaran yang penuh cinta ini.. 
Mendapatkan teman-teman yang selalu mengingatkanku pada kebaikan, keluarga yang selalu mengingatkanku padaMu… dan semua kejadian yang Kau gambarkan baik di mimpiku maupun  didepan mataku langsung yang bisa membuat diri ini tetiba sadar…

Tanggung jawab moril akan kesudahanku menuntut ilmu dibangku perkuliahan sebentar lagi akan usai… 
Namun aku tau, baktiku pada mamak dan bapak gak akan pernah usai… 
Maka dari itu, tetapkanlah hati ini untuk terus bisa mengasihi mereka… 
Mereka tempat RidhoMu... RidhoMu ada pada Ridho mereka…

Untuk diri ini


Hari terus berganti, menyisakan masalalu dan harapan.. J
Aku pun tersadar, ternyata Tuhan telah menguatkan aku sampai sejauh ini…
Untuk diri ini yang hampir rapuh..
Terus bersabar yah..
Tetap semangat..
Ingat, masih banyak cita-cita mu yang belum kamu gapai..
Ayo teruslah berusaha untuk menggapainya,
Kamu pasti bisa kok,
Berpura-pura bahagia dan berusaha berpaling dari dia aja kamu bisa..
Untuk masalah cita-cita, aku yakin kamu pasti juga bisa kok, aku yakin padamu..

Untuk diri ini..
Jangan rapuh ya, kumohon..
Tenagamu masih sangat dibutuhkan oleh orang orang terdekatmu..
Kamu masih menjadi harapan bagi orang tuamu..
Kamu masih menjadi harapan bagi dirimu sendiri yang ingin keluar dari zona tidak nyaman ini…
Kumohon, kuatlah…
Sebentar lagi kok, tinggal beberapa langkah lagi..
Jika lelah, kamu boleh beristirahat, tapi.. jangan sampai berhenti…
Kumohon, jangan berhenti sampai kamu dapat itu..

Untuk diri ini…
Semua yang kamu lakukan untuk membuat ibu bapak bahagia…
Semua yang kamu lakukan agar adikmu bisa bersekolah sampai bisa dijenjang sepertimu saat ini bahkan lebih…
Akan ada kebaikan atas apa yang kamu lakukan selama ini..

Untuk diri ini…
Terimakasih yaa, sudah mau berjuang bersama…
Maafkan egomu ini, yang banyak meminta ini dan itu pada dirimu…

Untuk diri ini..
Jangan lupa sertakan doa pada yang Maha Kuasa yaa..
Semua ini tak lepas dariNya..

Untuk diri ini..
Tetap Semangat yah J

Saturday, 18 April 2020

Cinta Kita Unik


Cinta kita unik

By : aku

Biarkan semua luka ini menjadi kenangan..
Kita, dua hati yang tak pernah menyatu…
Kita ini unik…
Yang satu mengejar.. yang satu menghindar..
Yang satu berlari mencari.. yang satu malah berlari kencang untuk pergi…                      

Semakin aku menyayangimu dan merasakan cintamu , aku merasa semakin aku harus melepaskanmu dari hidupku…
            Percayalah… Aku tak ingin melukai hatimu, lebih dari ini…

Ketika aku bertemu denganmu… aku ingin mendapatkanmu…
Ketika aku menatap matamu, aku hanya merasa menjadi paling beruntung bisa mendapatkanmu…
Aku mencintaimu sungguh..
           Ketika kamu berkata “aku juga mencintaimu” ..
           Tak ada kata kata yang bisa aku lontarkan selain “aku sangat bahagia, jangan pergi kemana- 
           mana.. aku tidak ingin kamu pergi”
Sekalipun nanti terucap dari mulutku “pergilah” ..
Percayalah… aku tidak sungguhan untuk menyuruhmu pergi, aku hanya rindu akan perhatianmu…
Percayalah… kau begitu istimewa bagiku…
Akan aku siapkan singgahsana terbaik yang aku miliki hanya untukmu..
Singgahsana  yang penuh kesetiaan… yang akan membuatku menutup pintu..
Singgahsana yang aku persiapkan khusus untukmu…
            Dan jika memang kamu tetap memilih pergi dari singgahsana yg kuberikan..
Sungguh… tidak akan kuberikan singgahsana itu kepada hati yang lain…
            Karena bagiku… pernah memilikimu adalah sebuah anugrah…
            Maka akan selalu kusyukuri hadirmu itu…
Satu hal yang harus kamu tau, aku orangnya susah lupa, jd maaf.. kalau kamu susah hilang dari ingatanku…

Saturday, 11 March 2017

RINDU(2)



RINDU  (2)

Rindu itu…
Ketika kamu teringat bayang raut wajahnya…
Ketika kamu bisa merasakan kehadirannya didekatmu…
Ketika kamu bisa kembali mengingat indahnya kebersamaan bersama dia….

Ku rasa, memang aku rindu…
Aku sedang merindu…
Merindukan seseorang yang belum pernah aku temui sebelumnya…
Rindu akan sosok sederhana seperti dia…
Rindu akan keramahannya padaku…
Rindu aku padanya…

Pernah mencoba bersama,
Tetapi…
Mungkin belum saatnya…
Tak apa, aku akan terus menunggu…
Aku akan tetap menunggu bersama dengan rasa rinduku…
Entah terbalas atau tidak, yang penting aku sudah menunggu…
Untuk ia hadir atau tidak, terserah…
Yang penting aku sudah menunggu…



Akan terus menunggu hingga aku temui ia telah melepas rindunya…
Meskipun rindunya terlepas bukan kepadaku…
Sekali lagi, tak apa…
Setidaknya aku sudah menunggu…

RINDU



RINDU

Rindu…
Rintihan sendu para pecandu
Ingatkan hati kepada dia yang membuatku rindu
Namun, apakah dia juga merindu?
Untuk rindu ini, ku sampaikan kepadamu…

Rindu…
Taukah kamu rindu ini membuatku tak nyaman…
Pandai sekali kau mengendaraiku lewat anganku…
Pandai sekali kau membuatku merindumu…

Rindu…
Apakah kau tau? Apakah dia merinduku?
Apakah kau mau membantuku untuk slalu tetap dirasaku…
Aku ingin bisa selalu merindunya…
Memiliki rasa ini, tanpa seorang pun yang tau…
Hanya aku dan kau wahai rinduku…

Rindu…
Sampaikan salam ini kepadanya,
Kepada dia yang telah membuatku candu…
Kepadanya yang selalu ku rindu…
Sampaikan bahwa aku disini menunggu…
Sampaikan bahwa aku disini masih merindunya…

Terima kasih rindu…
Karna kau, aku bisa tetap punya rasa ini…
Rasa rindu… 

 



Monday, 28 September 2015

Teman? Sahabat?

Teman? Sahabat?


Assalamu’alaikum wr.wb
Hai, selamat malam para riders, teman teman semua, apa kabarnya nih? Baik kan? Saya bakalan kembali ngisi postingan postingan di blog yang sudah bersarang laba-laba ini J , karena sudah lama banget ga dibersihin. Hhi…  
            Teman, kenapa saya memosting tentang teman? Jawabannya adalah, karena saya punya banyak teman, baik yang semu maupun yang nyata, baik yang dalam mimpi, maupun yang ada dalam khayal imajinasi. Apa itu teman? Bedanya apa sama sahabat? Spesies macam apa? Bisa dimakan gak? J hahaha,, untuk pertanyaan yang terakhir, mm, bisa dimakan gak ya? Oke deh, kalo mau tau jawabannya pentengin terus ya, baca – baca sambil diambil hikmah dan manfaatnya, hehe J

Apa itu teman? Bedanya sama sahabat?

            Teman adalah 1000 orang yang  ada disekitar kita yang dominan ada disaat kita merasakan sedikit suasana saja. Sedangkan…
Sahabat adalah teman yang selalu ada disaat kita senang, sedih, gembira, galau, baper, laper, tertawa, nangis, ketawa sambil nangis, nangis sampai ketawa, disaat kita stress, disaat kita down, disaat kita down sampai stres, pokonya selalu ada disemua suasana hati kita, dann bukan hanya ada, tetapi juga membantu menyelesaikan masalah yang ada pada diri kita sekuat dan semampunya dia.
Berarti dapat disimpulkan bahwa sahabat itu lebih dari teman, dan teman itu ga lebih dari sahabat.


Spesies macam apa itu?

Hahaha, untuk jawaban ini, spesies macam apa? Teman atau sahabat itu sama kayak kita, hanya saja keberadaannya yang membedakan, dan tingkat kasih sayang seorang teman itu berbeda dengan kasih sayang seorang sahabat, rasanya itu lebihan yang dari sahabat gitu, kayak ada anget panas panasnya gitu hehehe J .


Bisa dimakan gak?

Yaa ga bisa lah, masa teman makan teman? :D , eh, tapi tunggu dulu, tergantung dulu sih, kan kalo teman itu hanya ada di beberapa suasana hati kita aja, nah. Kalo misalkan kita lagi baper (bawaannya laper) atau emang lagi laper beneran, temen itu bisa kita makan, misalnya aja nih ya, kalo saya lagi galau, stress/ laper, pasti saya cari makanan yang bisa kembali menenangkan perut saya gitu, berarti peran makanan disini adalah sebagai teman. Gitu..  hehe..


Kenapa harus punya teman?

Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk social, yang ga bisa hidup sendirian, yang selalu bergantung kepada orang lain, yang selalu membutuhkan orang lain termasuk temen (cieee, ips nya nilainya tinggi ya? Wkwk…) . nah, sudah jelaskan, berarti kita itu membutuhkan teman karena kita dalah makhluk social. Gituu..

 
Gimana cari teman?

Teman itu ga usah dicari, tapi teman itu hanya perlu dimengerti (eaaak) dimengerti hatinya, dimengerti sifatnya (tapi, jangan sampai cari cari tahu kayak detektif gitu yaaa, ga boleh itu mah,,, J ,) dannn,, temen itu dateng sendiri. Kita pasti bakalan punya teman kok, seperti pada saat kita awal masuk sekolah, pasti kita bakalan memperkenalkan diri dahulu didepan banyak orang yang sebelumnya ga kita kenal. Nah, dari situlah awal pertemanan kita dimulai. Setelah perkenalan itu, kita bakal punya teman yang bermacam – macam, ada yang pendiam, ada yang songong, ada yang sok sok ingin jadi nomor satu, ada yang baik sekali, ada yang SKSD, tapi, seiring berjalannya waktu kita bakalan punya teman yang seiring dengan sifat kita, tenang saja. :D Ga ada orang yang GA punya teman, pasti punya, bahkan keluarga itu adalah teman kita. Semua orang bisa kita jadikan teman.
Lain halnya dengan sahabat, sahabat itu susah dicari, tapi ingat, kita ga perlu mencarinya, karena sahabat itu sudah ada didepan kita, diantara kerumunan teman yang ada disekitar kita, mereka ada disana! Perlu waktu bagi mereka agar bisa menjadi sahabatmu! Bersenanglah, karena sahabat, sebentar lagi tiba menghampiri kamu… (yeepppi).


Jadi intinya,
Berteman lah dengan semua orang , bertemanlah dengan semua orang yang memiliki bermacam macam sifat dan kita harus bisa menyesuaikannya. Tetapi, bersahabatlah dengan orang bisa mengerti kamu, yang bisa memahami kamu, dan jangan lupa untuk kamu agar kembali mngerti dia, dan memahaminya, karena apabila kamu tidak kembali memahami dan mengerti dia, maka kamu hanya ada di posisi teman bagi dia.






Oke, mungkin postingan kali ini cukup sampai disini dulu, jangan lupa untuk diambil hikmah dan manfaatnya di toko terdekat (wkwkwk). Bukan maksud tuk membedakan, tetapi itulah kenyataan. Semoga postingan ini bermanfaat aamin.

Bye, sampai LDR an lagi di postingan selanjutnya yaaa….
Selamat malam, Assalamu’alaikum wr.wb

Nb: Demi kesejahteraan bersama, pembaca yang baik akan meninggalkan pesan dan kritik yang membangun. J
Salam WAW!


Cinta Tak Terbatas Waktu

by : Widia Ambar Wati Seandainya malam yang sepi ini dapat bersuara.. mungkin diri ini tak kesepian.. penantian diri ini hanya untuknya..  s...