Wednesday, 20 May 2026

Cinta Tak Terbatas Waktu

by : Widia Ambar Wati


Seandainya malam yang sepi ini dapat bersuara..

mungkin diri ini tak kesepian..

penantian diri ini hanya untuknya.. 

setiap saat tak lepas berdoa untuknya..


Tapi kini aku mulai nyaman 

berbicara dengan dinding kamar..


Ibarat sungai yang kering tiada air..

menanti air Tuhan turun dari langit..

kerinduan pada dirinya tak pernah berhenti..

semakin bergeming.. berbisik.. mengalun indah..


Aku cinta kepadanya..

Tak terbatas waktu..

Takkan ada selain dirinya..


Cinta yang tlah kita bina.. 

Pahit manis berdua.. 

Demi cintaku yang hanya untukmu.. 

Kebanyakan dari kita itu..

by : Widia Ambar Wati


Tidak ada yang benar-benar mau berjuang untuk orang lain..

Setiap orang yang me-labeli dirinya rela berkorban untuk orang lain 

pada dasarnya ia sedang mencari keuntungan untuk dirinya sendiri..

keuntungan berupa rasa kepuasan..


Kebanyakan dari kita itu..

nekat, nekat melakukan cara apapun agar kepuasan didapatkan..


Kebanyakan dari kita itu..

hanya mau dimengerti namun susah mau mengerti maunya orang lain..


Kebanyakan dari kita itu..

selalu berusaha untuk memuaskan diri tanpa mengerti puasnya orang lain..


Kebanyakan dari kita itu..

lupa, jika kita hanya manusia biasa yang juga dibatasi oleh hak orang lain..


Dan aku mungkin menjadi salah satu dari kebanyakan kita..


Cinta Tak Terbatas Waktu

by : Widia Ambar Wati Seandainya malam yang sepi ini dapat bersuara.. mungkin diri ini tak kesepian.. penantian diri ini hanya untuknya..  s...